|
Sejalan dengan visi Kabupaten Tulungagung dan tugas pokok Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
VISI Terwujudnya sumberdaya manusia yang mempunyai etos kerja produktif, terampil, disiplin, profesional serta memiliki kemampuan memanfaatkan, mengembangkan dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang berkualitas demi terciptanya kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan “Dihatiku Ingandaya” yang berwawasan lingkungan.
MISI 1. Mendorong dan memberikan kontribusi bagi terselenggaranya manajemen kedinasan yang baik. 2. Meningkatkan pemerataan kesempatan kerja 3. Menciptakan ketenangan kerja dan kelangsungan berusaha. 4. Meningkatkan kesejahteraan dan produktifitas pekerja. 5. Terwujudnya perlindungan tenaga kerja melalui peningkatan pengawasan norma kerja, jamsostek serta penanganan pelanggaran K-3. 6. Mendorong terwujudnya masyarakat yang bertaqwa, sadar hukum, aman dan sejahtera.
TUJUAN 1. Meningkatkan koordinasi dan kinerja di bidang Sosial ketenagakerjaan dan ketransmigrasian 2. Meningkatkan kualitas system dan informasi tentang sosial masyarakat ketenagakerjaan dan ketransmigrasian. 3. Meningkatkan terciptanya lapangan kerja baru untuk peningkatan pendapatan masyarakat. 4. Mewujudkan Norma K-3 disetiap perusahaan. 5. Terwujudnya hubungan kerja yang serasi dan dinamis antara pelaku proses produksi sehingga tercapai keseimbangan antara pekerja dan kemajuan perusahaan. 6. Meningkatkan penyebarluasan informasi program transmigrasi. 7. Meningkatkan kerjasama dalam hal penyelenggaraan ketransmigrasian dengan Pemerintah Daerah di luar Jawa. 8. Meningkatkan perlindungan tenaga kerja melalui hubungan kerja yang harmonis. 9. Meningkatkan system administrasi yang baik dan benar dan meningkatkan kualitas kinerja pegawai. 10. Dengan tumbuh dan berkembangnya kesadaran social secara langsung akan menjadi partner Pemerintah khususnya Dinsosnakertrans dalam pelaksanaan pembangunan bidang kesejahteraan sosial. 11. Memberikan bimbingan, pembinaan dan bantuan stimulant bagi penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial. 12. Peningkatan SDM staf Dinsosnakertrans serta pilar-pilar Partisipan (TKSM), baik berupa pelatihan manajemen maupun teknis profesi Pekerjaan Sosial, sehingga dapat meningkatkan pelayanan prima kepala masyarakat, khususnya bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)
Susunan Organiasi dan Tupoksi
Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung Nomor 23 Tahun 2008, tentang Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung, bahwa kedudukan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi merupakan unsur pelaksana Pemerintah Kabupaten yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
Susunan organisasi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung ( pasal 5) terdiri dari :
1. Kepala Dinas. 2. Sekretaris. a. Sub Bagian Umum. b. Sub Bagian Keuangan. c. Sub Bagian Bina Program.
3. Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja dan Pelatihan Kerja a. Seksi Perluasan Kerja. b. Seksi Penempatan Tenaga Kerja. c. Seksi Pelatihan dan Produktifitas tenaga kerja.
4. Bidang Sosial a. Seksi Pengembangan Swadaya Sosial b. Seksi Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial c. Seksi Bantuan dan Perlindungan Sosial
5. Bidang Pengawasan dan Hubungan Industrial a. Seksi Syarat Kerja dan Hubungan Industrial b. Seksi Norma, Kesehatan dan Keselamatan Kerja c. Seksi Kesejahteraan dan Jamsostek
6. Bidang Transmigrasi a. Seksi Penyiapan dan Pengerahan b. Seksi Pendaftaran dan Seleksi c. Seksi Pemindahan
1. Unit Pelaksana Teknis Dinas 2. Kelompok Jabatan Fungsional
Tupoksi
Dalam melaksanakan tugas Dinsosnakertrans Kab. Tulungagung menjalankan fungsi sebagai berikut :
a. Pelaksanaan urusan kepegawaian, keuangan perlengkapan, hokum dan hubungan masyarakat, tata usaha, serta rumah tangga Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi b. Pengumpulan dan pengolahan data penyusunan rencana dan program dibidang ketenagakerjaan, ketransmigrasian, dan kesejahteraan Sosial Kabupaten. c. Perumusan kebijakan dan penyusunan perencanaan dalam pembangunan dibidang ketenagakerjaan, ketransmigrasian, dan kesejahteraan social Kabupaten. d. Pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan serta evaluasi pelaksanaan tugas dibidang ketenagakerjaan, ketransmighrasian dan kesejahteraan sosial.
PENETAPAN UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR TAHUN 2009
KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR : 188/403/KPTS/013/2008. TANGGAL 19 NOPEMBER 2008.
PELAYANAN PUBLIK PROSEDUR TETAP
Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja dan Pelatihan Kerja
|

|
Jl. Jayeng Kusuma No. 19 Telp /Fax (0355) 321293 Tulungagung |






|
To remove your name from our mailing list, please click here. Questions or comments? E-mail us at tsosnakertrans@yahoo.com or call 0355 321293 Lanjut |


|
NO |
KABUPATEN/KOTA |
Rp. / BULAN |
NO |
KABUPATEN/KOTA |
Rp. / BULAN |
|
1 |
Kabupaten Gresik |
Rp. 971.624,00 |
20 |
Kabupaten Bangkalan |
Rp. 715.000,00 |
|
2 |
Kabupaten Mojokerto |
Rp. 971.624,00 |
21 |
Kabupaten Sumenep |
Rp. 690.000,00 |
|
3 |
Kabupaten Pasuruan |
Rp. 955.000,00 |
22 |
Kota Probolinggo |
Rp. 682.500,00 |
|
4 |
Kabupaten Sidoarjo |
Rp. 955.000,00 |
23 |
Kabupaten Probolinggo |
Rp. 682.500,00 |
|
5 |
Kabupaten Malang |
Rp. 954.500,00 |
24 |
Kabupaten Lumajang |
Rp. 655.000,00 |
|
6 |
Kota Surabaya |
Rp. 948.500,00 |
25 |
Kabupaten Sampang |
Rp. 650.000,00 |
|
7 |
Kota Malang |
Rp. 945.373,00 |
26 |
Kota Madiun |
Rp. 645.000,00 |
|
8 |
Kota Batu |
Rp. 879.000,00 |
27 |
Kabupaten Magetan |
Rp. 645.000,00 |
|
9 |
Kota Kediri |
Rp. 856.000,00 |
28 |
Kabupaten Ngawi |
Rp. 635.000,00 |
|
10 |
Kabupaten Kediri |
Rp. 825.000,00 |
29 |
Kabupaten Nganjuk |
Rp. 625.000,00 |
|
11 |
Kota Pasuruan |
Rp. 805.000,00 |
30 |
Kabupaten Madiun |
Rp. 620.000,00 |
|
12 |
Kabupaten Tuban |
Rp. 798.000,00 |
31 |
Kabupaten Bondowoso |
Rp. 620.000,00 |
|
13 |
Kabupaten Jember |
Rp. 770.000,00 |
32 |
Kabupaten Situbondo |
Rp. 610.000,00 |
|
14 |
Kota Mojokerto |
Rp. 760.000,00 |
33 |
Kabupaten Pacitan |
Rp. 600.000,00 |
|
15 |
Kabupaten Lamongan |
Rp. 760.000,00 |
34 |
Kabupaten Ponorogo |
Rp. 600.000,00 |
|
16 |
Kabupaten Jombang |
Rp. 752.500,00 |
35 |
Kabupaten Trenggalek |
Rp. 600.000,00 |
|
17 |
Kabupaten Pamekasan |
Rp. 750.000,00 |
36 |
Kabupaten Tulungagung |
Rp. 600.000,00 |
|
18 |
Kabupaten Banyuwangi |
Rp. 744.000,00 |
37 |
Kota Blitar |
Rp. 572.500,00 |
|
19 |
Kabupaten Bojonegoro |
Rp. 740.000,00 |
38 |
Kabupaten Blitar |
Rp. 570.000,00 |